INFO PPDB

PPDB SMKN 1 Glagah 2017 Telah Selesai. Terima kasih atas segala dukungan dan kerjasamanya.

.

E-Library

Cari dan Temukan Informasi dan Ilmu Baru Di Perpustakaan Online SMKN 1 GLAGAH.

Virtual Class

Fasilitas Pembelajaran Online Siswa - Siswi SMKN 1 Glagah, Dengan Mengembangkan LMS Moodle

BKK Semegah

BKK (Bursa Kerja Khusus) adalah salah satu program sekolah yang digunakan untuk menjembatani para alumnus Dengan Dunia Industri.

Pengibaran Sang Saka Merah Putih

 

Banyuwangi, 10 November 2017 — SMK Negeri 1 Glagah memperingati Hari  Pahlawan yang jatuh pada hari Jum’at, 10 November 2017 dengan lancar dan penuh khidmat. Upacara dilaksanakan di kedua kampus; Kampus I dan Kampus II. Pelaksanaan di Kampus 1 dengan petugas murid – murid Jurusan Bangunan dan dari Organisasi Dewan Ambalan, sedangkan di Kampus II dengan petugas dari Kelas X / Tingkat I.

 

Upacara di Kampus I dimulai pukul 06.30 WIB dengan dengan Ibu Arni sebagai pembina. Para dewan guru mengenakan baju batik PGRI berwarna biru laut sementara siswa – siswi mengenakan seragam hari Jum’at,  yaitu batik berwarna kuning motif Gajah Oleng dengan logo SMK Negeri 1 Glagah. Walaupun berpakaian batik  dan terkesan tradisional, semangat nasionalisme dalam memperingati hari besar ini begitu berkobar di mata setiap individunya.

 

Dewan guru berseragam batik PGRI
Peserta upacara

Para petugas upacara memakai seragam yang sama, lain halnya dengan pasukan pengibar bendera. Para pengibar Sang Saka Merah Putih merupakan anggota Organisasi Dewan Ambalan yang telah terpilih untuk menjadi petugas di peringatan penting ini. Berseragam Pramuka lengkap dengan topi bonnet (pr) dan baret (lk) serta atribut Pramuka, mereka tampak gagah dalam langkah tegap untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih.

 

Dalam pidatonya, Bu Arni selaku pembina upacara menyampaikan pesan – pesan tertulis dari Presiden Jokowi yang isinya seputar semangat nasionalisme dan hari bersejarah ini. Upara khidmat ini pun diakhiri dengan doa pada pukul 07.15 WIB.

 

Ibu Arni selaku pembina upacara

 

Pasukan Pengibar Bendera bersiap menjalankan tugas
Suasana Upacara Peringatan 10 November
Pasukan Pengibar Bendera telah menunaikan tugasnya

 

Kekhusyukan upacara di Kampus II juga tidak kalah. Dengan Pakaian Dinas Harian (PDH) Pramuka lengkap dan petugas – petugas upacara yang tampak gagah berani dalam balutan Pakaian Dinas Upacara Besar (PDUB) berwarna putih dan Komandan Luthfi Nanda sebagai pemimpin upacara, taruna – taruni Kampus II (Pelayaran) SMK Negeri 1 Glagah berhasil melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan dengan khidmat tanpa adanya kendala yang berarti. Hanya saja kameramen dan fotografer dari pihak dokumentasi sekolah, Bagas Cipta Kelas XI AGP dan Dian Adi Kelas XII TKPI 1 mengatakan, ini baru kali pertamanya upacara besar di Kampus II (Pelayaran) didokumentasikan oleh taruna (sebutan siswa di sana) karena biasanya para dewan guru yang mendokumentasikan. Oleh sebab itu, ada perasaan takut dan sungkan di dalam hati mereka ketika memotret dan merekam selama proses upacara berlangsung, sebab mereka tidak berdiri tegap dan tunduk pada pemimpin upacara seperti yang lainnya, melainkan berjalan - jalan untuk mendapatkan momen.

 

"Selama dua tahun sekolah di sini, ini pertama kalinya panitia dokumentasi dari pihak taruna. Takut, ya pasti, sih. Soalnya yang lainnya diam dan berdiri, saya sama Sen Dian jalan - jalan bawa kamera. Di mana - mana diperhatikan, sama Senior, sama Junior, bahkan sama dewan guru. Agak sungkan dan ciut nyali saat mau maju mengambil gambar karena pemimpin upacara adalah senior kelas III sekaligus komandan. Tadi saja ketika lari saya berusaha mengurangi suara pantofel agar tidak menimbulkan bising, takutnya tambah diperhatikan!" ungkap Bagas yang juga anggota Jenius Semegah.

 

Jika di Kampus I petugas pengibar bendera adalah petugas spesial dari anggota Organisasi Dewan Ambalan, maka di Kampus II yang spesial adalah Drumband Gita Jala Taruna sebagai pengiring dalam upacara bermakna itu. Persiapan dan latihan dilakukan dengan rutin sebelum hari H sehingga penampilan ekskul beranggotakan sekitar 50 orang tersebut berjalan tanpa cela. Setelah pelaksanaan upacara selesai, Drumband Gita Jala Taruna sempat menampilkan instrumen - instrumen mereka di lokasi upacara tadi sebagai pentup yang dilanjut dengan  Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) seperti biasanya di kelas / bengkel masing - masing.

 

Kameramen : Filan Ariel R., Afi Kurnia R.

Fotografer   : M. Fathurrohman (Kampus I)

Narasumber : Bagas Cipta D.

Penulis       : Dyah Erika M.A.Z